Speedy Tour de Indonesia's Info
Mehdi dan Tabriz, Juara Speedy Tour de Indonesia 2009

Denpasar-Kompas.Com-Etape kesepuluh dari Gilimanuk sampai Denpasar, Rabu (2/12), menjadi milik para pebalap dalam negeri. Akan tetapi, pebalap asal Iran, Mehdi Sohrabi, dan timnya, Tabriz Petrochemical, memastikan gelar juara Speedy Tour d’Indonesia 2009, setelah menjadi yang teratas dalam klasemen umum pebalap dan tim.

Etape kesepuluh yang menempuh 136,8 km dimenangi pebalap tim Dodol Picnic Garut, Adi Ahmad Jukardi, dengan catatan waktu 3 jam, 11 menit, dan 29 detik. Posisi kedua ditempati pebalap Customs Cycling Club (CCC) Agung Ali Sahbana, dan posisi ketiga ditempati pebalap Bintang Kranggan (BKG), Andika Riyanto, dengan catatan waktu yang sama.

Nomor intermediate sprint yang digelar di Kilometer 52,1 di kawasan Negara, dimenangi Agung Ali Sahbanam, yang mengungguli persaingannya dengan Andika Riyanto.

Pebalap Iran, Mehdi Sohrabi, menyelesaikan etape terakhir untuk penghitungan klasemen Tour tersebut bersama kelompok besar pebalap sehingga dia dapat mempertahankan keunggulannya di puncak klasemen umum.

Sampai berakhirnya etape kesepuluh tersebut, Mehdi, yang mengenakan dan terus mempertahankan kaus kuning, berada di posisi teratas dengan total waktu tercepat, 31 jam, 32 menit, dan 20 detik.

Posisi kedua ditempati rekan setimnya, Ghader Mizbani, yang merupakan juara tahun lalu, dengan selisih 2 menit 27 detik. Adapun posisi ketiga juga ditempati rekan setimnya, tetapi berasal dari Kazakhstan, Andrey Mizuroj, dengan selisih 5 menit 20 detik.

Mehdi juga menempati posisi teratas dalam klasemen sprint. Namun karena sudah merebut kaus kuning, gelar sprint itu harus diberikan kepada posisi kedua dalam klasemen tersebut, Nor Rizwan Zainal, dari Tim Nasional Malaysia.

Klasemen Tanjakan (King of Mountain) juga dipimpin oleh Mehdi Sohrabi. Gelar nomor tersebut harus diberikan kepada posisi kedua klasemen itu, yang ditempati Amir Zargari, dan tim Azad University Iran.

Dalam aturan balap sepeda, seorang pebalap hanya berhak atas satu gelar saja. Apabila merebut lebih dari satu gelar, maka gelar lainnya harus diberikan kepada pebalap yang berada setingkat di bawahnya.

Dalam klasemen Tim, gelar juara dipertahankan kembali oleh tim Tabriz Petrochemical yang mencatat waktu tercepat 94 jam, 15 menit, dan 56 detik. Posisi kedua ditempati tim Azad University Iran dengan selisih 20 menit 45 detik, dan posisi ketiga oleh tim Yogyakarta dengan selisih 38 menit 41 detik.

Sementara itu, juara kategori nasional (kaus merah-putih) direbut pebalap tim Polygon Sweet Nice (PSN), Hari Fitrianto, yang mencatat waktu tercepat 31 jam, 46 menit, dan 24 detik.

Posisi kedua kategori nasional ditempati oleh pebalap tim Yogyakarta, Didit Purwanto, dengan selisih 1 menit 58 detik. Adapun posisi ketiga oleh pebalap tim Kencana Kota Malang, Budi Santoso, dengan selisih 2 menit 13 detik.

Speedy Tour d’Indonesia 2009 akan ditutup dengan lomba nomor Kriterium yang akan digelar pada Kamis (3/12) di Denpasar. Akan tetapi, hasil lomba itu tidak diperhitungkan lagi untuk klasemen Tour.(Kompas.Com)



PrintCetak
KirimKirim
PDFCetak PDF
ArsipArsip
RSSRSS
Share to FacebookShare to Facebook